Malin Kundang, seorang anak durhaka yang di kutuk menjadi batu!
Kisah ini tentunya tidak asing di masyarakat Indonesia. Tapi alangkah tragisnya jika orang yang kita kenal durhaka kepada Ibunya. Ibu yang melahirkan, mengasuhnya dan kemudian setelah dewasa anak tersebut melakukan penganiayaan terhadap Ibunya.
Cerita ini dituturkan oleh seorang ibu (single Parent) yang pada suatu siang menelepon ku dan menceritakan kisah itu, dengan air mata berlinangan, terdengar dari suara isak tangisnya yang begitu menyayat hatiku.
Panggil saja Ibu Yuni, beliau meminta tolong kepadaku untuk memberikan nasihat agar anaknya tidak lagi menganiaya dirinya. saya pangil saja anak tadi dengan nama “Malin”.
Singkat cerita bu Yani hanya mengingatkan kepada malin untuk tidak menjual satu-satunya warisan sang ayah yang berupa sepeda motor, tapi Malin tidak mendengarkan, melainkan Dia memaki sang ibu dengan kata-kata yang sangat kasar. Tidak hanya makian tapi malin juga mulai berani memukuli sang Ibu. Setelah dia memukuli ibunya kemudian dia pergi dan sampai saat Bu Yani menelpon ku Malin belum juga pulang ke rumah.
Kejadian tersebut bukan baru kali itu saja tapi sudah sering terjadi, menurut cerita Bu Yani.
Betapa miris hatiku mendengar cerita Ibu Yani, tapi aku sendiri tidak dapat berbuat banyak, karena aku sendiri sampai saat ini belum dapat menghubungi Malin.
Ku tulis kisah ini hanyalah sebagai bahan untuk kita semua agar tidak mengalami hal yang sama. Dan kita dapat memetik suatu pelajaran yang sangat berharga. Semoga kisah ini tidak akan kita alami.
Betapa sulitnya menjaga amanah Mu ya Allah…….
Sadarkanlah Malin Ya Allah……..
Sesungguhnya janji Mu adalah Syurga di telapak kaki seorang Ibu……
Semoga Malin Bisa segera menyadari kesalahannya kepada Ibunya…
wah bagus euy blog-nya… saya Agus Suhanto, senang berkenalan dgn Anda lewat blog ini :)
Oleh: Agus Suhanto on 17 September 2009
at 01:33
Semoga saya tak begitu
trims,, postingannya sunggu merenyuhkan hati
Oleh: Rina As on 22 Februari 2012
at 15:43